Senin, 04 November 2013

POPULASI DAN SAMPEL

         Dalam penelitian kuantitatif, keberadaan populasi dan sampel penelitian nyaris tak dapat dihindarkan. Populasi dan sampel merupakan sumber utama untuk memperoleh data yang dibutuhkan dalam mengungkapkan fenomena atau realitas yang dijadikan fokus penelitian kita. Demi mencapai keakuratan dan validitas data yang dihasilkan, populasi dan sampel yang dijadikan objek penelitian harus memiliki kejelasan baik dari segi scope, ukuran, maupun karakteristiknya. Dengan kata lain, kejelasan populasi dan ketepatan pengambilan sampel dalam penelitian akan menentukan validitas proses dan hasil penelitian. 
     Betapapun baiknya perumusan masalah, tepatnya penentuan variabel dan sub variabel serta penjabarannya ke dalam instrumen, belumlah akan memberikan hasil yang optimal apabila data yang dikumpulkan tidak bersumber dari sumber yang benar, dengan bukti yang otentik dan dapat dipercaya, serta dengan jumlah yang represesntatif. Dengan kata lain populasi yang digunakan hendaklah benar dan tepat sesuai karakteristik yang terdapat dalam populasi itu, sedangkan sampel yang digunakan hendaklah mewakili populasi tersebut. Awal kekeliruan dalam penentuan sampel timbul apabila peneliti kurang mampu menelaah secara mendalam karakteristik atau sifat-sifat dari populasi  sebagai penggambaran sifat objek yang ingin diteliti sehingga ada beberapa karakteristik yang dilupakan dan tidak terwakili dalam penarikan sampel. Dilain pihak terjadi pula kekeliruan dalam menentukan jenis sampel yang digunakan, besarnya ukuran sampel, serta kekeliruan dalam penarikan sampel. Lebih lengkap silahkan download di sini. Terimakasih dan jangan lupa komentarnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar